Jembatan Ampera dan Fotografi

Siang di bawah Jembatan Ampera. Palembang. 2010
Siang di bawah Jembatan Ampera. Palembang. 2010

Teks dan foto oleh: Ruli Amrullah

Bingung. Itu yang terasa saat saya dapat tugas membuat sebuah artikel untuk majalah ini. Selepas pertemuan dengan redaksi dan beberapa kontributor majalah ini, saya mulai mencari-cari topik artikel. Saya teringat tempat yang sering mempertemukan kami secara tak sengaja mau pun disengaja, yaitu Jembatan Ampera. Seperti warga kota ini pada umumnya, kami pernah memotret atau dipotret dan beraktifitas di sekitarnya.
Lalu apa hubungannya jembatan ini dengan fotografi? Sudah masyhur tentunya bahwa ikon kota Palembang ini jadi simbol warganya. Mulai dari nama dan logo suatu organisasi yang mengunakan atribut jembatan ini, hingga dahulu kala sampai sekarang kartu pos kota Palembang identik dengan foto Jembatan Ampera. Kegiatan fotografi sering dilakukan di sekitar jembatan ini. Untuk kebutuhan foto jurnalistik hingga iklan suatu produk. Dari foto bersama keluarga sampai untuk keperluan pernikahan. Banyak pertemuan dan perkenalan antara sesama pelaku fotografi bermula di area jembatan ini.
Sekian kali saya telah menemani rekan dari luar kota memotret jembatan ini. Mereka bersemangat. Selepas waktu subuh sudah berada di dekat jembatan ini. Mengabadikan Jembatan Ampera dari kondisi gelap hingga terang benderang. Dari waktu tamasya sehari semalam di Palembang, kawan yang berdomisili di kota Jakarta ini membuat satu buku dengan sampul depan foto Jembatan Ampera. Ini satu buku foto tentang kota Palembang diantara sedikit sekali yang ada. Juga satu buku foto diantara banyak buku foto karyanya.
Lain lagi dengan pengalaman ketika saya dan banyak penggiat fotografi kota Palembang menemani seorang ibu rumah tangga memotret Jembatan Ampera. Selang beberapa waktu dari momen ini, menjelang pembukaan acara pertandingan olah raga sekawasan Asia Tenggara, seorang teman menunjukkan foto Jembatan Ampera telah jadi sampul halaman depan majalah maskapai penerbangan dalam negeri karya wanita yang tinggal di kota Bogor ini. Honornya lumayan tinggi untuk satu karya fotografi, hal ini saya tanyakan ketika kebetulan berjumpa di sebuah acara di Jakarta. Menjadi finalis dan juara lomba foto pun banyak diwakili oleh foto Jembatan Ampera. Baik karya tangan putra daerah juga para pelancong yang mampir berpelesir.

Ampera dari Jauh. Palembang. 2010
Ampera dari Jauh. Palembang. 2010

Anda pernah memotret dari dalam tiang atas Jembatan Ampera? Jarang sekali yang punya kesempatan ini. Seperti jarangnya yang tahu siapa sang juru kunci yang memegang akses untuk masuk menuju tangga tiang Jembatan Ampera. Kebanyakan yang pernah kesini juga adalah para tamu, bukan tuan rumah. Sudut pandang berbeda dapat dinikmati dari atas sana setelah mendaki anak tangga dalam gelapnya ruangan.
Jika tengah malam menjelang, banyak kendaraan parkir tepat di atas jembatan ini. Sering kali para wisatawan yang hendak berfoto dengan latar belakang tulisan Ampera pada tengah jembatan. Ada warga yang datang untuk mengobrol sambil menikmati suasana sekitar. Beberapa memancing dengan tali yang panjang menjuntai. Di sini juga jadi tempat favorit beberapa orang untuk melakukan aksi bunuh diri dengan cara terjun dari atas jembatan menuju Sungai Musi di bawah sana. Pelaku sering gagal meninggal dan berita serta fotonya akan menghiasi media lokal.
Bagai fotografi rana rendah (slow speed) Jembatan Ampera tampak terus berdiri di tengah dinamika sekitar. Jembatan Ampera tak perlu membuat pernyataan, ia telah banyak berperan dalam hal fotografi. Saya sendiri berharap semoga majalah yang sedang anda baca ini memiliki fungsi seperti jembatan, yaitu menghubungkan dua tempat yang terpisah dan berseberangan. Menghubungkan yang lama dan yang baru, yang tua dan yang muda, yang di sini dan di sana dengan media fotografi.
Bingung! Iya, saya masih bingung saat deadline setoran artikel ke majalah ini kian dekat. Mungkin cerita ini bisa menemani kita diantara fotografi dan Jembatan Ampera. Sekian.

http://issuu.com/se7entrees/docs/se7entrees_issue_1
http://issuu.com/se7entrees/docs/se7entrees_issue_1
http://issuu.com/se7entrees/docs/se7entrees_issue_1
http://issuu.com/se7entrees/docs/se7entrees_issue_1

#‎Kabar‬ Gembira*

#‎Kabar‬ Gembira*
foto oleh: Ajeng Chairunnisa, A.Md

Bismillaahhirrohmaanirrohiim Assalaamu’alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh

Maha suci Allah yang telah menciptakan makhlukNya untuk berpasang-pasangan. Ya Allah dengan memohon Ridho dan Rahmat-Mu perkenankanlah kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i/Kakak/Ayuk untuk menghadiri Acara Pernikahan kami :

Ajeng Chairunnisa, A.Md Putri Kedua dari Bapak. A.Rizal dan Ibu Mumun EGS

dengan

Ruli Amrullah Putra Kedua dari Bapak. H. Taufik Ishak, BE dan Ibu Hj. Sofiah Herawati, S.Pd

Akad Nikah akan dilaksanakan :

Hari : Rabu Tanggal : 13 Mei 2015 Pukul: 14.00 WIB s.d Selesai Tempat :Kediaman Mempelai Wanita. Jl. Sentot Ali Basyah Rt.03 Rw.01 No.15 Kel. Bajak Kota Bengkulu

Resepsi Pernikahan akan dilaksanakan: Hari : Kamis Tanggal : 14 Mei 2015 Pukul: 10.00 WIB s.d Selesai Tempat : Gedung Diknas Bengkulu Jl. S. Parman Kota Bengkulu

Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan turut memberikan doa restu bagi kami. Dengan tidak mengurangi rasa hormat kami, ini merupakan Undangan Resmi dari kami kepada Bapak/Ibu/Saudara/i/Kakak/Ayuk Sekalian.

Wassalamu’alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh

Kedua Mempelai Ajeng & Ruli

mobile photography galerry

Galeri foto yang diambil menggunakan telepon seluler BlackBerry 8520 dan Samsung GT-S5570.

Tangga Kehidupan. Palembang. 2014. Samsung GT-S5570.
tidur bersama kucing. dua orang pemuda sedang tidur bersama seekor kucing di teras masjid.
tidur bersama kucing. dua orang pemuda sedang tidur bersama seekor kucing di teras masjid. Palembang. 2014. Samsung GT-S5570.
lelah dan tidur. Seorang pria yang sedang tertidur sambil memegang telepon selulernya.
lelah dan tidur. Seorang pria yang sedang tertidur sambil memegang telepon selulernya. Palembang. 2014. Samsung GT-S5570.
Pendemo meng'abadi'kan Demo. Palembang. 2013. BlackBerry 8520.
Pendemo meng’abadi’kan Demo. Palembang. 2013. BlackBerry 8520.
Refleksi. Jakarta. 2013. BlackBerry 8520.
Refleksi. Jakarta. 2013. BlackBerry 8520.